- Back to Home »
- #curhaterselubung »
- Protes Dan Progres
Posted by : Unknown
Sabtu, 01 Juni 2013
Demo dimana mana, kelaparan, kemiskinan, keruruhan, kejahantan dan pengangguran. Itulah sebagian dari masalah yang dihadapi negeri ini.
Mungkin kalo ngomongin masalah ini ga akan ada habisnya. Bukan berarti gua sok tau atau sok dewasa karena bahas materi yang kayak gini. Gua cuma mau bilang...
Yap, biar nanti kita ga buta akan sesuatu (bukan buta pengliatan ya), kita kan gatau apa yang ajan terjadi di masa depan nanti. Makanya selalu ketahuilah apa yang sedang terjadi di dunia ini (ini bukan masalah KEPO ya) bisa dari berbagai macam media. Mungkin paling banyak sih tv dan juga sekarang udah pada pake smartphone tuh kan bisa browsing.
Gua kadang suka tertawa jika lagi nonton acara debat politik, misalnya Indonesia Lawyer Club di TVOne setiap malam hari selasa. Awalnya gua gatau tuh kalo ada tuh acara, tapi karena ayah gua sering nonton, jadi gua mau ga mau nonton juga. Yap, dari namanya sih kalo diartiin klub pengacara indonesia (translate ala gua). Tapi di acara itu pengacaranya dikit bahkan ga ada. Kebanyakan politisi aja.
Kembali ke awal tadi, masalah mungkin akan selalu ada dalam jalanya pemerintahan. Tapi bagaimana caranya meminimalisir tuh masalah adalah yang wajibnya. (Menghilangkan masalah itu wajib banget).
Tiap hari kita selalu liat di berita, 'maha'siswa demo anarkis. Seharusnya tuh 'maha'siswa ga sekamanya menuntut ke pemerintah, tapi harus membantu jalannya pemerintahan. Pemerintah lambat bukan berarti karena tanpa sebab, lo pikir aja masalah di negeri ini begitu banyak, mereka lambat karena sedang menyelesaikan masalah lain.
'Maha'siswa seharusnya tidak lebih manja dari pada anak TK, yang selalu meminta, menuntuk ke orang tuanya yaitu pemerintah. Mungkin gelar 'maha' harus di hapuskan.
Tapi tak selamanya mahasiswa itu manja ya, karena kalo tidak demo. Pemerintah tidak akan bergerak dalam menjalankan pemerintahan. Seperti kalimat ini.
Mungkin mahasiswa mengawasi jalannya pemerintahan tapi karena tidak adanya progres, tuh mahasiswa menegur pemerintah.
Tapi gua gatau pasti ya, karena gua belum jadi mahasiswa dan jadi pemerintah.
Tak selalu yang demo itu mahasiswa, ada juga buruh yang menuntut kenaikan gaji dan outsourcing. Ada lagi masyarakat, kebanyakan sih yang gua liat itu karena menolak penggusuran, menuntut hak dan kewajibannya.
Bicara soal pemeqintah, pasti selalu tentang korupsi, dari yang kecil maupun yang besar dan pasti hukumannya ringan.
Korupsi udah ad sejak jaman kerajaan-kerajaan hindu budha, sebelum namanya indonesia.
Yaudah ngomongin tentang ini pasti selalu pro-kontra. Kesimpulannya.
Pemerintah buruk > korupsi > protes > pengangguran > kemiskinan > kejahatan.
Itu semua pasti ada kaitannya. Kalo ada sebab pasti ada akibat.
@panjidlsmn
Mungkin kalo ngomongin masalah ini ga akan ada habisnya. Bukan berarti gua sok tau atau sok dewasa karena bahas materi yang kayak gini. Gua cuma mau bilang...
"Walaupun kita masih kecil, apapun yang terjadi di dunia ini atau yang di sekitar kita, harus kita ketahui, karena siapa sangka akan berdampak pada diri kita di masa depan"
Yap, biar nanti kita ga buta akan sesuatu (bukan buta pengliatan ya), kita kan gatau apa yang ajan terjadi di masa depan nanti. Makanya selalu ketahuilah apa yang sedang terjadi di dunia ini (ini bukan masalah KEPO ya) bisa dari berbagai macam media. Mungkin paling banyak sih tv dan juga sekarang udah pada pake smartphone tuh kan bisa browsing.
Gua kadang suka tertawa jika lagi nonton acara debat politik, misalnya Indonesia Lawyer Club di TVOne setiap malam hari selasa. Awalnya gua gatau tuh kalo ada tuh acara, tapi karena ayah gua sering nonton, jadi gua mau ga mau nonton juga. Yap, dari namanya sih kalo diartiin klub pengacara indonesia (translate ala gua). Tapi di acara itu pengacaranya dikit bahkan ga ada. Kebanyakan politisi aja.
Kembali ke awal tadi, masalah mungkin akan selalu ada dalam jalanya pemerintahan. Tapi bagaimana caranya meminimalisir tuh masalah adalah yang wajibnya. (Menghilangkan masalah itu wajib banget).
Tiap hari kita selalu liat di berita, 'maha'siswa demo anarkis. Seharusnya tuh 'maha'siswa ga sekamanya menuntut ke pemerintah, tapi harus membantu jalannya pemerintahan. Pemerintah lambat bukan berarti karena tanpa sebab, lo pikir aja masalah di negeri ini begitu banyak, mereka lambat karena sedang menyelesaikan masalah lain.
'Maha'siswa seharusnya tidak lebih manja dari pada anak TK, yang selalu meminta, menuntuk ke orang tuanya yaitu pemerintah. Mungkin gelar 'maha' harus di hapuskan.
Tapi tak selamanya mahasiswa itu manja ya, karena kalo tidak demo. Pemerintah tidak akan bergerak dalam menjalankan pemerintahan. Seperti kalimat ini.
"Protes terjadi karena tidak ada progres"
Mungkin mahasiswa mengawasi jalannya pemerintahan tapi karena tidak adanya progres, tuh mahasiswa menegur pemerintah.
Tapi gua gatau pasti ya, karena gua belum jadi mahasiswa dan jadi pemerintah.
Tak selalu yang demo itu mahasiswa, ada juga buruh yang menuntut kenaikan gaji dan outsourcing. Ada lagi masyarakat, kebanyakan sih yang gua liat itu karena menolak penggusuran, menuntut hak dan kewajibannya.
Bicara soal pemeqintah, pasti selalu tentang korupsi, dari yang kecil maupun yang besar dan pasti hukumannya ringan.
Korupsi udah ad sejak jaman kerajaan-kerajaan hindu budha, sebelum namanya indonesia.
Yaudah ngomongin tentang ini pasti selalu pro-kontra. Kesimpulannya.
Pemerintah buruk > korupsi > protes > pengangguran > kemiskinan > kejahatan.
Itu semua pasti ada kaitannya. Kalo ada sebab pasti ada akibat.
@panjidlsmn
Itu emang band pandai besi project baru dari efeck rumah kaca sndri makanya jangn kudet :lol: cari infonya di google kaln nggak percaya bahwa efek rumah kaca telah membntuk pandai besi dan rekaman disalah 1 gedung tua di solo
BalasHapusLah! Gua setuju!
Hapusji
BalasHapusApa sayang? #Loh
HapusGW sangat setuju
BalasHapusAkhirnya ada yang setuju sama gua, makasih ya Allah. Ok susan:*
Hapus